Dari Asal Usul hingga Populer: Kisah Menarik Di Balik Donat Favoritmu!

 
 
 
 
Donat merupakan kudapan yang digoreng dan terbuat dari adonan tepung terigu, gula pasir, kuning telur, ragi roti, dan mentega. Asal usul donat sering diperdebatkan. Salah satu teori menyebutkan donat dibawa ke Amerika Utara oleh imigran Belanda yang juga memperkenalkan hidangan seperti kue kering dan pai buah. Cerita lain mengatakan donat berbentuk cincin diciptakan oleh Kapten Hanson Gregory, seorang kapten kapal asal Denmark. Karena harus mengemudikan kapal dengan kedua tangan saat badai, ia menusukkan kue gorengan ke roda kemudi, sehingga terbentuk lubang di tengah. Hal ini juga membantu agar donat cepat matang, karena bagian tengahnya yang biasanya belum matang. Klik Disini

Kue berbentuk bola kecil bernama doughnuts pertama kali disebut dalam buku History of New York oleh Washington Irving pada 1809. Ejaan tradisional doughnut digunakan di Inggris, sementara di Amerika, donut lebih sering dipakai. Istilah donut pertama kali muncul dalam artikel Los Angeles Times pada 10 Agustus 1929, yang ditulis oleh Bailey Millard. Penggunaan kedua ejaan ini juga ditemukan dalam artikel The New York Times tentang "National Donut Week" pada 1939. Dunkin' Donuts, yang didirikan pada 1940, menggunakan ejaan donut, meskipun Mayflower Donut Corporation, yang didirikan setelah Perang Dunia II, adalah perusahaan pertama yang menulisnya demikian.



Sejarah donat di Indonesia dimulai pada 1968. stan American Donut di Djakarta Fair (sekarang Pekan Raya Jakarta) menjadi pelopor donat yang digoreng dengan mesin otomatis. Sejak itu, American Donut rutin membuka stan di acara tersebut. Pada 1985, Dunkin Donuts membuka gerai pertama di Jakarta, yang berkembang menjadi lebih dari 200 gerai di Indonesia, diikuti oleh waralaba asing seperti Master Ring, Master Donut, dan Mister Donut. Demam donat semakin meningkat dengan hadirnya J.CO Donuts & Coffee pada 2005, diikuti oleh Krispy Kreme pade 2006. J.CO, merek lokal yang didirikan oleh Johnny Andrean, sukses besar di pasar Indonesia. Donat produksi industri kecil banyak dijual keliling dengan sepeda atau motor, serta di dalam bus dengan cara unik, dibagikan ke penumpang dan dikumpulkan lagi jika tidak laku. Donat kampung ini berbeda dengan yang dijual di mal, sering kali terbuat dari kentang, dengan tekstur yang lebih lembut.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Donat Terbuat dari Labu Setiap hari? Ini Manfaat Donat Yang Harus Anda Tahu!

Ingin Tahu? Ini Dia Cerita di Balik Dough Bliss Berdiri